Categories
Umum

Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu

Apakah kalian tahu limbah lunak anorganik yang dapat didaur ulang yaitu? jenis limbah anorganik ini merupakan kebalikan dari limbah organik. Limbah anorganik merupakan jenis limbah yang sulit untuk dihancurkan dan diuraikan. Maka dari itu limbah anorganik merupakan jenis limbah yang kering dan susah membusuk. Limbah anorganik sendiri terbagi menjadi beberapa macam yaitu :

  • Limbah anorganik lunak, yaitu limbah anorganik, mengandung bahan lunak yang mudah dibentuk atau bahan pengolahan sederhana, yang kemudian dapat didaur ulang atau digunakan kembali.
  • Limbah anorganik keras adalah limbah anorganik yang memiliki kandungan material tinggi, sulit dihancurkan dan tidak dapat didaur ulang.

Dari penjelasan diatas, limbah anorganik jenis tertentu, terbagi menjadi dua jenis. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu…

Baca Juga : Daur Ulang Botol Plastik Dan Cara Pembuatannya

Pengertian Limbah Anorganik Lunak

Limbah anorganik lunak adalah limbah anorganik yang tersusun dari bahan fleksibel yang mudah dibentuk atau diolah. Limbah organik banyak dijumpai di sekitar kita. Bahkan setiap hari, kami akan mencetak sampah anorganik lunak. Pada dasarnya, semua limbah anorganik lunak ini dapat diolah kembali atau didaur ulang, diperbanyak dalam bentuk lain, atau diubah menjadi benih baru kembali. Salah satu contohnya adalah plastik bekas yang dapat didaur ulang menjadi partikel plastik baru atau benda lain berupa kerajinan tangan. Selain plastik, ada banyak contoh limbah anorganik lunak di sekitar kita? Selanjutnya akan dibahas contoh limbah anorganik lunak.

Contoh Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu

Apakah kalian tau Contoh Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu ? limbah anorganik lunak merupakan sampah yang sering dicetak manusia dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya plastik. Setiap aktivitas kita membutuhkan plastik, misalnya saat berbelanja kita membutuhkan kantong plastik untuk mengangkut barang-barang belanjaan. Saat kita makan jajanan akan menimbulkan cling film dll, sehingga kita tidak bisa menghitungnya lagi. Bayangkan jika setiap orang menghasilkan sejenis sampah plastik setiap hari, berapa banyak sampah plastik yang ada di dunia? Selain sampah plastik, kita juga bisa menemukan contoh Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu..

1. Limbah plastik

Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu

Sampah plastik memang contoh termudah yang bisa kita temukan. Sudah banyak penjelasan tentang sampah plastik di atas. Selain diproduksi oleh manusia dalam skala rumah tangga dan dalam skala yang lebih besar, sampah plastik juga dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak. Plastik merupakan sampah yang tidak mudah musnah. Bahkan menunggu proses perusakan biologis hingga terurai akan memakan waktu bertahun-tahun, apalagi jika jumlah plastiknya banyak. Sampah plastik juga merupakan sampah yang mudah diolah kembali menjadi sampah baru karena kandungannya yang ada.

Limbah plastik banyak yang memanfaatkan dan diolah menjadi sesuatu yang baru, misalnya dijadikan kerajinan tangan, tas, dompet dan lain sebagainya. Sebagian juga dihancurkan dan diolah kembali menjadi biji plastik yang baru.

2. Kemasan makanan dan minuman

Kemasan yang digunakan untuk makanan dan botol minuman juga merupakan contoh limbah anorganik lunak. Tentunya kita pernah menjumpai berbagai jenis kertas kemasan makanan dan minuman. Kebanyakan bungkus makanan terbuat dari plastik, dan beberapa kemasan minuman juga terbuat dari plastik, meskipun ada juga yang terbuat dari karton. Bungkus minuman yang terbuat dari karton juga bisa dijadikan kerajinan tangan. Limbah ini bisa kita temukan di departemen rumah tangga, area terminal, restoran dan tempat umum dengan banyak orang.

3. Limbah kain perca

Limbah Lunak Anorganik Yang Dapat Didaur Ulang Yaitu

Jenis limbah anorganik lunak lainnya adalah sisa kain atau biasa disebut kain perca. Kain perca adalah kain sisa dari proses penjahitan, atau potongan kain kecil yang kita sebut sudah tidak terpakai lagi. Kain perca juga bisa diolah menjadi hal baru. Boneka teratai, kain di antara keset dan pakaian yang terbuat dari kain perca bisa dibuat menjadi banyak kerajinan tangan.

Itulah beberapa contoh sampah anorganik lunak yang mungkin sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Belakangan ini, tren telah berkembang untuk mengubah sampah menjadi proses yang unik. Banyak pengrajin yang memanfaatkan limbah sebagai bahan baku yang sangat digemari. Demikian pesan yang dapat kami sampaikan, dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca Juga : Seperti Apa Proses Pengolahan Limbah Air ?

Categories
Teknologi Umum

Seperti Apa Proses Pengolahan Limbah Air ?

Pengolahan air limbah adalah suatu sistem yang dijalankan untuk menyingkirkan atau membersihkan limbah (effluent) atau limbah hasil aktivitas industri, komersial atau rumah tangga berasal dari air sehingga air sanggup dimanfaatkan lagi oleh lingkungan tanpa memberi tambahan efek negatif ataupun sanggup digunakan lagi dalam sistem industri, komersial dan rumah tangga tersebut.

Kegiatan pengolahan ini dijalankan dalam 3 atau lebih tahapan yang spesifik, tergantung pada komposisi dan tingkat limbah yang terkandung dalam air limbah.

Selain itu, pada proses pengolahan nya membutuhkan alat alat tambahan sebagai contoh alat ukur yang menggunakan Flow Meter LC misal nya.

Pengolahan Awal atau Pra Pengolahan
Tujuan dari proses pengolahan awal ialah untuk membuang material dan bahan-bahan yang kasar dan padat yang ditemukan pada effluent air limbah mentah.

Pembuangan bahan-bahan ini diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan operasional dan meminimalisir usaha yang dilakukan dalam merawat dan memperbaiki peralatan yang digunakan dalam tahapan pengolahan selanjutnya.

Kegiatan pengolahan awal ini umumnya meliputi penyaringan bahan kasar (coarse screening), pembuangan kotoran (grit removal), dan, dalam beberapa kasus, kominusi atau pengurangan ukuran (comminution) material limbah yang berukuran besar.

Pengolahan Primer
Tujuan dari proses pengolahan primer ialah untuk membuang bahan-bahan padat, baik yang organik maupun anorganik, dengan teknik sedimentasi, serta untuk membuang bahan-bahan yang terapung dalam limbah dengan teknik skimming.

Kira-kira sebanyak 25%-50% Kebutuhan Oksigen Biokimia (Biochemical Oxygen Demand – BOD5), 50%-70& dari padatan tersuspensi total (total suspended solids), dan 65% dari minyak dan gris (grease) yang ada dalam air limbah akan dibuang dalam proses pengolahan primer.

Beberapa zat yang berasal dari makhluk hidup, seperti nitrogen dan fosfor, serta logam berat yang tergolong dalam benda padat juga turut dibuang dalam proses sedimentasi primer. Namun, zat koloid sisa dan bahan-bahan terlarut lainnya tidak terpengaruh oleh proses ini.

Pengolahan Sekunder
Tujuan dari proses pengolahan sekunder setelah menerima effluent dari proses pengolahan primer adalah membuang bahan organik dan bahan padat tersuspensi lainnya yang masih tertinggal.

Tahapan ini meliputi pembuangan bahan organik koloid dan terlarut yang dapat terdegradasi secara biologis (biodegradable) dengan menggunakan proses pengolahan biologis secara aerobik.

Pengolahan biologis aerobik ini terjadi saat ada bakteri aerobik yang menggunakan oksigen untuk mengubah bahan organik yang ada di dalam air limbah menjadi energi (proses metabolisme), sehingga dapat menghasilkan lebih banyak mikroorganisme dan bahan anorganik sebagai hasil akhir (yang paling utama ialah CO2, NH3, dan H2O).

Dalam suatu kondisi di mana terdapat konsentrasi tinggi kebutuhan oksigen kimia (chemical oxygen demand – COD), misalnya > 3.000 ppm, proses pencernaan secara anaerobik lebih umum digunakan dalam proses pengolahan sekunder.

Dalam proses pencernaan ini, bakteri anaerobik dan fakultatif mengubah bahan organik yang ada di dalam lumpur limbah (sludge) menjadi energi (proses metabolisme), sehingga akan mengurangi volume pembuangan akhir, menstabilkan limbah, dan meningkatkan sifat pengeringannya (dewatering).

Proses tersebut dilakukan dalam tangki tertutup (disebut juga anaerobic digesters) sedalam 7 sampai 14 m. Waktu yang diperlukan bakteri dalam tangki tersebut berbeda-beda, dari 1 hari hingga 60 hari atau lebih dihitung dalam standard-rate digesters. Gas yang dihasilkan selama proses ini memiliki kandungan metana sebesar 60 hingga 65% dan dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi.

Pengolahan Tersier
Pengolahan tersier merupakan pengolahan tambahan yang dilakukan setelah pengolahan sekunder. Proses ini membuang lebih dari 99% zat lain (impurities) dalam air limbah, sehingga menghasilkan air hasil limbah yang paling baik kualitasnya.

Teknologi yang digunakan dalam proses ini sangatlah mahal dan membutuhkan operator pabrik pengolahan yang berpengalaman dan berpengetahuan teknis yang mumpuni.

Pengeringan
Bahan-bahan padat-biologis (bio-solids) yang diperoleh dari proses pengolahan limbah harus dikeringkan untuk mengurangi volumenya serta mengefisiensikan biaya pembuangan.

Seperti yang diperlukan dalam proses pengolahan, limbah (sludge) tersebut dapat dibuang untuk kemudian diolah kembali melalui unit pengering seperti belt filter presses dan centrifuges.

Bahan kimia lainnya juga dapat digunakan untuk menjamin kandungan kelembapan pada cake (lumpur dengan konsentrasi padatan yang tinggi) berada pada titik terendah.

Tim teknik Lautan Luas bekerja sama secara intens dengan para pelanggan untuk mengidentifikasi bahan kimia yang paling cocok serta mengoptimalkan kadar dosisnya sehingga biaya proses yang paling rendah dapat tercapai.

Categories
Umum

Pengalaman Pengintaian Para Detektif Swasta

Profesi detektif swasta di Indonesia saat ini mulai bermunculan. Hal ini dikarenakan oleh tumbuhnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa penyidikan dan pengintaian yang bersifat pribadi, dan diluar lingkup kerja resmi dari dinas kepolisian NKRI. Hal ini direspon dengan tumbuhnya jasa detektif swasta sejak beberapa tahun terakhir.

Meski terhitung sebuah profesi yang masih muda di tanah air, jasa private investigator bukanlah hal yang baru di dunia internasional. Di negara Eropa dan Amerika hal ini adalah sebuah profesi yang sudah cukup tua, bahkan mungkin setua institusi kepolisian resmi itu sendiri.

Dari sekian banyak detektif legendaris, beberapa diantaranya berbagi pengalaman mereka yang diterjemahkan seperti dibawah ini:

  1. Sebuah Skandal

“Pada suatu saat, seorang pria muda menyewa jasa saya ; Tujuan penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan bukti-bukti terhadap perselingkuhan istrinya. Pada suatu hari, dia mengabarkan kepada saya bahwa malam itu istrinya berencana untuk pergi keluar. Maka segera saya mempersiapkan kamera pengintaian saya lalu melakukan penguntitan.

Setelah beberapa saat mengikuti sang istri, yang ternyata pergi bersama adik perempuannya, saya tiba di sebuah hotel dimana mereka ternyata melakukan sebuah kencan ganda.

Setelah mendapatkan foto-foto dan video yang bisa menjadi bukti yang tak terbantahkan, saya segera menyampaikan bukti-bukti tersebut ke klien yang langsung menemui istrinya keeseokan harinya untuk konfirmasi hal tersebut.

Pada awalnya sang istri membantah tapi kemudian berusaha melakukan pembenaran bahwa pertemuan itu hanyalah pertemuan iseng dan hanya sebuah pertemuan biasa saja”

2. Jasa mata-mata

“Saya seorang jasa mata-mata. Kami biasanya tidak berusaha menangkap basah sebuah perbuatan tertentu, tapi hanya bertugas untuk mengikuti dan mendokumentasikan kegiatan seseorang berdasarkan permintaan klien.

Kami tidak berurusan dengan apa sebab dan akibat dari perbuatan yang dilakukan oleh seseorang, tapi biasanya kami hanya bertugas untuk menguntit dan mendokumentasikan kegiatan target kami dengan foto dan video, lalu menyerahkannya kepada klien.

Saya sudah melakukannya selama 10 tahun. Kami juga tidak tahu apa yang akan dilakukan klien kami dengan bukti-bukti yang kami berikan. Mungkin saja target menglaim akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu dan klien kami ingin memastikannya. Dan biasanya setelah kami memberikan laporan, klien kami bahkan tidak membaca laporan tersebut.”

Profesi penyidik swasta memanglah sebuah profesi yang unik dan tidak banyak orang yang menekuni jalur profesi ini, sehingga pengalaman yang dibagikan bisa menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan,