Categories
Olahraga

Hansi Flick Puji Kualitas Skuad PSG

Pelatih Bayern Munich, Hans-Dieter Flick, melemparkan sanjungan untuk calon rivalnya di Final Liga Champions 2019-2020, Paris Saint-Germain (PSG). Menurut dia, performa tim musuh baik di muka mau pun belakang, sama bagusnya.

Final Liga Champions 2019-2020 di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, janjikan sebuah partai menarik di antara PSG versus Bayern Munich. Kedua kesebelasan adalah juara di liga masing-masing pada dua musim paling akhir.

Baik PSG mau pun Bayern Munich dikenal juga memainkan sepakbola yang menarik. Bila Les Parisien lebih memercayakan kekuatan personal pemainnya, maka FC Hollywood memadankan kemampuan dengan harmonisasi pergerakan beberapa pemainnya.

Menjelang laga, Hansi Flick beri pujian performa bagus baris belakang PSG yang cuman kecolongan 5 kali sejauh musim Liga Champions 2019-2020. Itu bermakna, anak asuh Thomas Tuchel adalah kesebelasan yang paling sedikit menanggung derita kemasukan.

“Mereka cuman 5 kali kecolongan musim ini di Liga Champions, yang paling sedikit selama ini. Itu maknanya baris belakang mereka bekerja sebaiknya depan. Kami telah mempunyai game bandar judi bola online terpercaya planning dan saya mengharap itu dapat diterapkan sejauh laga,” tutur Hansi Flick, seperti termuat situs sah UEFA, Minggu (23/8/2020).

“Kami akan berusaha tampilkan permainan terhebat. Bila kami dapat melakukan, bila kami ada pada keadaan 100% dalam soal tingkat perform, kami bisa memenangkan laga itu,” lanjut pria berpaspor Jerman itu.

Untuk merampas kemenangan, Hansi Flick tetap mengaplikasikan taktik pressing di semua area lapangan dengan garis pertahanan tinggi. Walaupun rawan, taktik itu sanggup memetik sukses besar berbentuk dua perolehan piala pada Bundesliga dan DFB Pokal 2019-2020.

“Kami selalu usaha mengaplikasikan style permainan team dalam 10 bulan akhir saat ada di atas lapangan musuh. Kami selalu bermain dengan garis pertahanan tinggi dan memperoleh hasil yang baik. Jadi, kami tidak banyak mengganti hal tersebut,” jelas Hansi Flick.

“Kami pasti sadar dengan garis pertahanan yang tinggi, kami tidak ingin sering memberi area ke musuh, tapi ada beberapa area di belakang garis pertahanan tersebut. Yang perlu kami dapat mendesak musuh saat menggenggam bola dan pastikan tutup semua tempat,” tutup pria berumur 55 tahun itu.

Sebagai bekas juara, Bayern Munich jelas akan lebih difavoritkan daripada PSG. Namun, tim arahan Thomas Tuchel itu tidak dapat dipandang sepele. Karena, mereka mempunyai baris serang yang mematikan dalam diri Neymar Jr dan Kylian Mbappe.