Categories
Uncategorized

Cara Menanam Hidroponik Yang Mudah Di Lakukan

Di artikel kali ini saya akan membahas tentang cara menanam hidroponik yang mudah di lakukan oleh kalian semua

Saat ini sulit untuk menemukan lahan yang dapat digunakan untuk bercocok tanam. Banyak lahan saat ini sudah dibangun dengan bangunan yang bermacam-macam.

Untuk menanam di rumah pun sebagian orang juga masih kesulitan karena halaman yang tidak memadai.Namun, jangan khawatir. Saat ini cara menanam bisa dilakukan tanpa perlu menggunakan media tanah.

Dengan metode hidroponik, anda bisa menanam tumbuhan hanya dengan bahan-bahan yang ada di sekitar.Cara bercocok tanam hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah.

Tidak perlu lahan yang luas untuk menerapkan metode ini. Caranya pun cukup mudah dan sederhana. Berikut ini cara menanam hidroponik yang mudah dan bisa anda ikuti langkah-langkahnya.

Cara Menanam Hidroponik dengan Metode NFT

Cara menanam hidroponik dengan metode NFT ini adalah cara yang paling populer digunakan oleh banyak orang.

Cara menanam hidroponik dengan metode NFT:

  1. Siapkan beberapa pipa atau talang, dan pompa.
  2. Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya. Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama.
  3. Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman.
  4. Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah.
  5. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal
  6. Cara satu ini memiliki konsep dasar menanam akar tanamannya tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, dan air secara baik dan tercukupi.

Cara Menanam Hidroponik dengan Metode Wick

Cara menanam hidroponik dengan metode wick ini cocok untuk jenis tanaman kecil, seperti sawi, kangkung, bayam, dan jenis sayuran kecil yang tidak membutuhkan banyak air.
Bahan:

  • 1 botol air mineral bekas, masih layak pakai
  • Alat pemotong, seperti cutter atau gunting
  • Sumbu kompor atauĀ kainĀ flannel
  • Alat untuk melubangi, bisa solder atau paku
  • Air nutrisi

Cara menanam hidroponik dengan metode Wick:

  1. Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  2. Lubangi tutup botol menggunakan paku yang dipanaskan kemudian tusuk tutupnya.
  3. Gabungkan kedua bagian botol, dengan membalik bagian moncong (tutup botol) menghadap ke bawah.
  4. Pasang sumbu kompor atau kain flannel pada lubang di tutup botol tadi, pastikan bahwa sumbu dapat mengaliri air nutrisi terserap sempurna.
  5. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  6. Isi bagian bawah botol dengan air nutrisi.
  7. Pastikan jarak bibit yang ditanam lebih dekat dengan dasar botol plastik, supaya mendapat nutrisi secara penuh.

Kelebihan Menanam Hidroponik

Cara menanam hidroponik memang tidak terlalu sulit. Berikut kelebihan menanam hidroponik di rumah:

  1. Perawatan lebih praktis, serta gangguan hama lebih terkontrol.
  2. Mudah jika ingin mengganti tanaman yang baru.
  3. Tanaman dapat tumbuh dengan keadaan yang teratur.
  4. Minim penggunaan lahan.
  5. Kualitas tanaman lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida atau pupuk kimia lain.
  6. Tidak perlu khawatir dengan kondisi cuaca.

dan ada juga 5 media tanam hidroponik yang bisa dicoba dirumah langsung aja ya

5 Media Tanam Hidroponik

1.Sabut Kelapa

sabut kelapa menjadi media tanam hidroponik paling favorit di kalangan pencinta tanaman. Mengapa sabut kelapa begitu populer? Sebab, kelapa ditanam di daerah tropis dan seringkali jatuh ke laut saat sudah matang.

Sekam atau sabut kelapa melindungi benih dan daging dari kerusakan akibat sinar matahari dan garam. Hal ini menunjukkan jika sekam berfungsi sebagai media tumbuh yang bagus untuk kelapa berkecambah dan menciptakan pohon baru.

Sabut kelapa yang digiling akan bertindak sebagai media kaya hormon dan bebas jamur bagi tanaman.dan ternyata sabut kelapa bisa dijadikan sebagai cocopeat.inilah cara membuat cocopeat

Dengan cara yang sama seperti membantu perkecambahan kelapa, dan akan membantu semua benih serta bibit untuk lebih kuat. Sabut kelapa memiliki rasio udara dan air yang bagus.

sehingga akar tanaman tidak akan kelebihan air. Selain itu, sabut kelapa umumnya akan menjadi limbah atau menjadi kompos jika tidak digunakan dalam aplikasi hidroponik.

2.Hydroton

Selain sabut kelapa, pelet tanah liat atau yang biasa disebut hydroton juga menjadi media yang populer di pencinta tanaman. Seperti namanya, hydroton dibuat dari tanah liat yang membentuk bola bundar dari bahan berpori.

Yang menjadi kelebihan hydroton adalah dapat melepaskan nutrisi ke aliran air dan pH netral. Selain itu, bentuknya yang bulat dapat membantu memastikan keseimbangan oksigen .

atau air sehingga tidak terlalu kering atau terlalu banyak air. Namun, kekurangan menggunakan hydroton ini adalah bobotnya yang berat.

3.RockWool

Rockwool adalah sekumpulan serat berbentuk busa yang terbuat dari lelehan batu gunung berapi seperti batu basalt. Selain itu, media tanam ini ramah lingkungan.

Kelemahan media tanam ini adalah memiliki pH tinggi dan perlu direndam. Serat dan debu yang tercipta dalam proses pembuatan rockwool dapat berbahaya bagi mata, hidung, dan paru-paru.

Anda bisa mencegah debu dengan merendam rockwool di air setelah dikeluarkan dari kemasannya.

4.Oasis Cubas

Oasis cubes mirip dengan kubus rockwool, namun perbedaannya adalah pada warna hijau yang dimiliki oleh oasis cubes. Kelebihan oasis cubes adalah harga yang terjangkau dan dapat digunakan untuk fase perkecambahan dan pembibitan.

5.Perlit

Perlit adalah kaca vulkanis yang relatif banyak mengandung air. Perlit umumnya terbentuk dari hidrasi batuan obsidian. Perlit merupakan media tanam bebas tanah yang memiliki tingkat retensi oksigen terbaik .

dari semua media tanam. Namun biasanya perlit harus dikombinasikan dengan sabut kelapa, tanah, atau vermikulit.

dan bagi kalian usaha sabut kelapa di tahun sekarang sangat direkomendasikan dan pasti di butuhkan mesin pengolah sabut kelapa.kalian bisa membelinya di toko mesin